CARA AKSES DANA di IKa

IKa menjalankan fungsinya sebagai lembaga sumber daya dengan cara:

1. Galang Daya - Menggalang sumber daya dari publik maupun lembaga donor melalui cara-cara yang inovatif

2. Bagi Daya - Menyalurkan sumber daya untuk mendukung inisiatif-inisiatif perubahan yang dijalankan individu maupun kelompok masyarakat dalam gerakan sosial

3. Bangun Keswadayaan - Membangun ‘Gerakan Berbagi Daya’ untuk meningkatkan kapasitas keswadayaan dalam ragam perjuangan gerakan sosial

Setiap donasi yang masuk ke IKa, akan dikelola ke dalam empat Pundi (Pundi Perempuan, Insani, Budaya, Hijau). Kemudian pundi tersebut akan dilipatgandakan kemanfaatannya dalam berbagai kegiatan yang dipadukan dengan pemanfaatan pengetahuan, jejaring, dan kerelawanan sehingga menciptakan energi khas ‘Catur Daya’.

Catur Daya

Bagi IKa, sumber daya punya 4 bentuk yang saling melengkapi: dana, pengetahuan, jejaring, dan kerelawanan. 4 wujud daya ini disebut Catur Daya –yang kemudian digalang, dibagi, dikelola, dan dimaknai oleh IKa bersama mitra guna mendukung kerja-kerja kemanusiaan dan pelestarian alam oleh masyarakat sipil.

Dalam pengelolaan Catur Daya, IKa berperan sebagai penggalang donasi publik, pengelola hibah dari lembaga donor, penanam modal dalam ekonomi solidaritas, pengembang kemitraan berbasis nilai dalam kerangka tanggung jawab sosial korporasi, menyebarluaskan pengetahuan, dan menggalang kerelawanan.

A. Dana

Terkait Dana, dalam hal ini IKa melakukan penggalangan melalui empat cara:

Cara Akses Dana IKa:

  1. Publik bisa mengakses dana melalui program hibah Pundi (Pundi Insani, Pundi Perempuan, Pundi Budaya, dan Pundi Hijau).

  2. Pengumuman tentang pembukaan akses dana hibah akan dilakukan secara berkala melalui website dan media sosial IKa.

  3. Setiap hibah yang diumumkan dapat diakses publik secara langsung.

  4. Setiap hibah bisa diakses oleh individu/komunitas/organisasi yang berjuang dalam isu kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan (melalui Pundi Perempuan), isu pelanggaran hak asasi manusia (melalui Pundi Insani), isu gerakan budaya untuk keberagaman (melalui Pundi Budaya), dan isu kedaulatan pangan dan keadilan ekologis (melalui Pundi Hijau).

  5. IKa bekerja sama dengan tim pengarah Pundi yang akan menentukan individu/ organisasi/ komunitas yang berhak mendapatkan dana hibah.

B. Pengetahuan

IKa mengembangkan serta menyebarluaskan pengetahuan tentang pengelolaan sumber daya yang mendukung keberlanjutan inisiatif perubahan dan gerakan berbagi daya. IKa juga mendorong serta mendukung proses pembelajaran tentang peran gerakan sosial dalam perubahan yang transformatif. Harapannya, hal ini senantiasa dapat dijalankan dalam bentuk kerjasama dengan lembagai kompeten lainnya.

C. Jejaring
Dalam perjuangannya, tentunya IKa tidak sendirian. IKa pun memperluas dan mengaktifkan jejaring solidaritas di ranah lokal, nasional, hingga internasional. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung inisiatif perubahan dan gerakan berbagai daya.

D. Kerelawanan
IKa menguatkan budaya dan sistem kerelawanan untuk mendukung inisiatif perubahan dan gerakan berbagai daya, melalui komunitas pemberdaya dan cara-cara lain yang relevan.

Kedepannya, IKa berharap untuk dapat terus mewujudkan dirinya sebagai sebuah lembaga sumber daya yang mendorong gerakan yang lebih besar, terutama gerakan di kalangan masyarakat untuk tetap aktif berbagi daya demi kemanusiaan.