Peluncuran Gerakan Donasi untuk Kemandirian Pangan

18 May 2020

Siaran Pers
Peluncuran Gerakan Donasi untuk Kemandirian Pangan
(Penggalangan dan Penyaluran Hibah Donasi Pangan)

Jakarta- Pandemi Covid-19 menyebabkan kondisi darurat ketersediaan pangan, terutama pangan segar dan sehat. Ini bukan saja kebutuhan dasar, tapi juga unsur penting membangun daya tahan tubuh dari virus (WHO, 2020).

Krisis pangan terjadi bukan hanya karena masalah distribusi dari pusat pangan ke tempat yang membutuhkan, tetapi juga potensi terhentinya proses produksi karena perluasan pemberlakukan Kebijakan PSBB Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Untuk Indonesia, yang memiliki penduduk miskin 24,79 juta jiwa (9,86 juta di perkotaan dan 14,93 juta di perdesaan pada September 2019 (BPS.go.id) kombinasi antara krisis pangan dan krisis gizi serta pandemi Covid-19 akan memicu dampak berkepanjangan di masa depan.

Sebagai upaya mengatasi krisis pangan tersebut, Indonesia untuk Kemanusiaa (IKa), Terasmitra dan Perkumpulan Indonesia Berserumeluncurkan “Gerakan Donasi untuk Kemandirian Pangan” pada Sabtu, 16 Mei 2020, 10.00-11.30 melalui aplikasi Zoom (http://tiny.cc/RegisTMShareVol8) pada acara TM Share Volume 8.

Peluncuran gerakan ini menghadirkan keynote speaker: Latipah Hendarti dari Yayasan Detara dan Panitia Pengarah Nasional GEF SGP Indonesia dandilanjutkandengandiskusi“Solidaritas Untuk Kemandirian Pangan” dengan pembicara: UkkeKosasih (Indonesia UntukKemanusiaan, penggiatkemandirianpangan), TejoWahyuJatmiko (Indonesia Berseru, penggiat kedaulatan pangan) dan Slamet (Perwakilan Mitra Terasmitra - Komunitas Pertanian Organik Brenjonk) dengan moderator: Annisa Hertami (Aktris Film “Empu” - nominee Piala Citra)

Gerakan Donasi untuk Kemandirian Pangan adalah sebuah mekanisme pengumpulan sekaligus penyaluran donasi pangan bagi komunitas yang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19.

Gerakan ini dilakukan untuk membangun koIaborasi dalam membantu dan menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan pangan lokal yang beraneka ragam dan sehat yang kian sulit diakses hari ini, serta merespon kemungkinan krisis pangan di Indonesia. Dengan menyemai sistem pangan komunitas yang lebih kuat, memperkuat pengakuan kepada petani atau pembenih di desa, termasuk inisiatif komunitas untuk menyediakan pangan secara mandiri dan memfasilitasi komunitas pendamping teknis.
Gerakan Donasi untuk Kemandirian Pangan selanjutnya mempunyai 2 program kerja yaitu: pertama, melakukan penggalangan danadan kedua, menyalurkannya melalui dana hibah yang bernama “Pundi Hijau.”

  1. Program Penggalangan Dana
    Melakukan penggalangan dana publik:
    a. Dana akan digalang secara terbuka dari berbagai sumber termasuk individu, komunitas dan perusahaan melalui penyebaran informasi online
    b. Periode penggalangan 16 Mei 2020-30 November 2020
    c. Dukungan donasi dapat dikirim ke rekening Bank Mandiri Cab.Salemba Tengah an. Yayasan Sosial Indonesia untuk Kemanusiaan (No rek. 123.00.05300.001)
    d. Atau melalui QR Code berikut:

  2. Program Penyaluran Dana Hibah

a. Kegiatan
Memfasilitasi pertukaran/ adopsi benih ataubibitpangandiantaranya: (1) Komunitaspemulia benih pangan lokal; (2) Komunitas yang ingin mulai atau ingin memperkuat sistem pangan lokal; (3) Komunitas pendamping teknis.

b. Mekanisme Seleksi dan Penyaluran Dana
1. Mekanisme seleksi akan dilakukan oleh 3 lembaga yang terlibat
2. Dana hibah berkisar antara Rp 3-5 juta rupiah per komunitas
3. Mengingat dana ini adalah dana jangka pendek merespon Covid maka permohonan pengiriman proposal dibuka setiap saat sejauh telah ada dana terkumpul untuk dibagikan.
4. Penerima danahibahakandiumumkanmelalui media sosialdan website masing-masing organisasi penyelenggara.
5. Penerima dana hibah harus mengirimkan laporan kemajuan narasi dan keuangan, beserta informasi pendukung seperti foto, quote dll setelah periode hibah selesai.

c. Kriteria Penerima Hibah
A. Organisasi/ kelompok di komunitas yang lahir dari masyarakat yang terdiri dari komunitas pemuliabenihpanganlokal, komunitas yang inginmulai atau ingin memperkuat sistem pangan lokal komunitas dan komunitas pendamping teknis.
B. Melakukan pengorganisasian untuk upaya penanaman benih/bibit tanaman pangan skala rumah tangga hingga komunitas..
C. Bagi organisasi/kelompok yang baru mulai menanam, mereka harus memiliki organisasi/individu pendamping yang dapat memberi peningkatan kapasitas
D. Dana dapat digunakan untuk memperoleh benih dan atau bibit tanaman pangan, sayur-sayuran yang dapat segera dipanen daIam jangka waktu 3-5 buIan, sarana pengoIahan Iimbah wadah menanam, komposter, biaya penyiapan lahan dan pada kasus-kasus tertentu untuk membantu ketersediaan aIat peIindung diri (masker)
E. Memiliki sistem kerja dan kontrol yang jelas
F. Berada di wiIayah kota/desa di seluruh wilayah Indonesia
G. Menyertakan 2 referensi dari jaringan
H. Belum memiliki akses kepada donor besar.

Gerakan Donasi untuk Kemandirian Pangan:
1. Indonesia untuk Kemanusiaa (IKa)
2. Terasmitra
3. Perkumpulan Indonesia Berseru

Kontak Person:
Kontak Narasumber:
Ukke Kosasih 0878 0834 8371
Adinindyah (Terasmitra) : 0811-2800-938
Tejo Wahyu Jatmiko (Indonesia Berseru) : 0812-6478-9388

Kontak tentang Gerakan Donasi:
Ikhwan Al Huda (IKa) : 0811-929-383