Keamanan Sistem Transaksi Digital

23 Nov 2020

Transformasi digital memberikan kemudahan transaksi yang bisa dilakukan tanpa terkendala waktu dan tempat. Melalui transaksi digital, semua dimudahkan dalam hal pembayaran untuk berbelanja hingga berdonasi untuk kepedulian terhadap sesama. Indonesia untuk Kemanusiaan kembali melakukan kegiatan peningkatan kapasitas (19/11) bersama BRI Institute dengan mengusung tema Keamanan Sistem Transaksi dalam Digital Financial. Menghadirkan pembicara dari BRI Institute Ahmad Arib Al-farisy.

Pada pemaparannya, Ahmad Arib berbicara mengenai trend perubahan perilaku pembayaran, bahwa penggunaan cek dan giro menurun. Sementara itu penggunaan kartu debit meningkat baik dari jumlah transaksi ataupun nominal.

Inovasi teknologi membawa perubahan secara bertahap mengikuti trend sistem pembayaran yaitu payment channel seperti halnya mobile banking yang cara penggunaannya lewat tekonologi seluler. Kedua, tahap Inovasi melalui payment technology seperti QR (barcode) dan lainnya. Tahap ketiga kemudian dengan menggunakan players atau permainan baru (permainan tradisional, perusahaan IT dll) seperti dompet digital dan masih banyak lainnya.

Pada kesempatan yang sama Ahmad Arib juga membagi tips mengenai hal-hal yang harus diperhatikan dalam melakukan transaksi digital kepada IKa. Pertama, menghindari akses dan transaksi melalui website/aplikasi/email yang tidak dikenal serta permintaan akses berlebihan dari aplikasi. Kedua, mengganti PIN dan kode akses secara berskala. Hindari penggunaan password yang sederhana dan mudah ditebak. Ketiga, hati-hati menggunakan WiFi publik atau free WiFi. Keempat, hindari login otomatis karena informasi login dapat tersimpan di akun Google. Hal tersebut berbahaya jika akun Google dapat diakses orang lain. Kelima, gunakan aplikasi mobile banking. Keenam, selalu update komputer dan ponsel. Ketujuh, amankan perangkat seluler (login dengan sidik jari). Kedelapan, selalu review berkala semua mutasi dan transaksi.

Pada sesi diskusi, Lina Wahyuningsari Koordinator Kelembagaan dan Keuangan IKa memaparkan kondisi yang ada di IKa. Kekhawatiran mengenai kemanan menjadi salah satu perhatian dalam penggunaan M-Banking. Namun IKa sendiri secara berkala telah melakukan review dan melakukan pencatatan tersendiri. Pada kesempatan tersebut Lina juga bertanya mengenai hal apa yang perlu diperhatikan dari payment gateway, sesuatu yang dijelaskan pada pemaparan Ahmad Arib.

Ahmad Arib menyebutkan dua aplikasi yang paling banyak digunakan dan keamanannya paling baik. Ia juga turut menyebutkan biaya sebagai salah satu hal yang perlu dipertimbangkan. Hal tersebut dapat dilihat dari masing-masing website dari aplikasi yang disebutkan. Ia juga menawarkan fitur push notification system dari salah satu bank swasta di Indonesia yang menyediakan layanan pemberitahuan setiap ada transaksi yang masuk melalui email dan sms.