Cerita Ibu dari Tanah Aceh

14 Dec 2020

Part 1

Relawan Perempuan untuk Kemanusiaan (RPuK) merupakan salah satu penerima dana hibah Indonesia untuk kemanusiaan melalui Pundi Insani yang di danai oleh Tifa Foundation. Juma’at 30 Oktober 2020 ibu-ibu penyintas dari Gampong Seumirah dan Aluae Pepeun mulai berkebun.

Hari itu cuaca cukup baik, sebelum berkebun ibu-ibu mengadakan pertemuan di Meunasah Seumirah untuk mendiskusikan sayuran dan buah apa yang akan di tanam di kebun bersama mereka, saat itu yang hadiri ada 20 orang untuk ikut program pemulihan sikososial korban kekerasan berat HAM masalalu. Hasil dari diskusi ini menghasilkan keputusan untuk menanam cabai, tomat, bayam, terong ungu, seledri, bawang merah, sawi, bawang pre/daun. Selain membahas tentang sayur dan buah mereka juga mendiskusikan tentang pentingnya membangun ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan berkebun baik dilakukan secara bersama ataupun secara individu.

Kegiatan berkebun ini dilakukan pukul 14.00 hal pertama yang dilakukan para ibu-ibu penyintas dan pendamping ini iyalah mencabuti rumput, setelah itu memperbaiki pagar kebun dan membersihkan gulma (tanaman liar) yang dapat mengganggu tanaman yang akan di tanam.

Dirasa pekerjaan sudah selesai ibu-ibu beristirahat dan duduk di atas rerumputan dan di bawah pohon yang cukup teduh selain itu mereka memakan camilan ringan yang dibawa dari rumah, cukup mengasikan melihat ibu-ibu tersebut melakukan kegiatan dengan gembira, karena terdengar senandung, ada juga yang berbalas pantun dengan menggunakan Bahasa Aceh, dan yang tak kalah penting saling menanyakan kondisi satu sama lain.

Hal ini merupakan bentuk dari perhatian yang diberikan satu sama lain. Kegiatan berkebun sangat efektif bagi teman-teman dan menjadi salah satu pelipur lara.