Tentang Indonesia untuk Kemanusiaan

Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa) adalah sebuah lembaga sumberdaya yang membangun daya bersama untuk mendukung prakarsa perubahan secara tepat guna dan berkelanjutan demi kemanusiaan. IKa menggalang, mengelola sumberdaya dalam beragam bentuknya: dana, pengetahuan, jejaring, dan kerelawanan (caturdaya), dan menyalurkannya kepada kelompok atau individu yang tengah melakukan inisiatif perubahan di wilayahnya, dengan harapan keluar dari segala bentuk ketidakadilan demi terpenuhinya harkat kemanusiaan bagi semua.

Lembaga ini lahir sebagai Yayasan Sosial Indonesia untuk Kemanusiaan (YSIK) pada tahun 1995 di tengah iklim represif rejim Orde Baru guna mendukung upaya-upaya membangun demokrasi, keadilan dan hak-hak asasi manusia. Karena situasi sosial politik yang tidak kondusif saat itu, YSIK bergerak sebagai “silent foundation” dan menyandarkan keberlangsungan kerjanya pada kepercayaan di antara jejaring yang berakar di segala penjuru Nusantara dan meluas ke manca negara. Pada tahun 2010, sejalan dengan keterbukaan pada era Reformasi dan tekad para Pengurus untuk membangun kemandirian dan keberlanjutan lembaga, YSIK mulai menata diri sebagai lembaga publik dengan sebutan ‘Indonesia untuk Kemanusiaan’ (IKa).