Bangun Keswadayaan IKa

Bangun Keswadayaan

Keswadayaan gerakan sosial tidak bisa dicapai hanya dengan sumbangan semata dan menuntut adanya imajinasi baru tentang sistem ekonomi yang berlandaskan solidaritas.

Ekonomi Solidaritas adalah gerakan sedunia untuk membangun ekonomi yang adil dan berkelanjutan. Ini adalah ekosistem yang terdiri dari praktik-praktik yang sudah tersedia – ada yang sudah lama ada, yang baru dan yang sedang mulai muncul – yang sejalan dengan nilai-nilai ekonomi solidaritas.

Ekonomi adalah konstruksi sosial, bukan fenomena alami, dan dibentuk oleh proses saling pengaruh (interplay) dengan berbagai dinamika dalam budaya, politik, sejarah, ekosistem dan teknologi.

Ekonomi solidaritas mensyaratkan adanya pergeseran dalam paradigma ekonomi kita dari yang mengutamakan keuntungan dan pertumbuhan menjadi yang mengutamakan hidup yang selaras dengan sesama manusia dan dengan alam.

Prinsip-Prinsip

  • Solidaritas, kerjasama, kebersalingan
  • Kesetaraan dalam semua dimensi (ras, etnik, bangsa, kelas, gender, dst.)
  • Demokrasi partisipatoris
  • Keberlanjutan
  • Pluralisme

Ekonomi solidaritas sebagai sebuah gerakan berfungsi untuk membantu sel-sel imajinal untuk bisa saling mengenali sesamanya sebagai bagian dari sebuah agenda bersama untuk melakukan metamorfosa ekonomi.

Sel-sel ini kemudian berkumpul untuk menciptakan sebuah sistem ekonomi yang punya koherensinya sendiri, meliputi rangakaian organ yang dibutuhkan untuk bisa hidup dari segi keuangan, produksi, distribusi, investasi, konsumsi dan negara.

Ruang Tumbuh Ekonomi Solidaritas

Ruang tumbuh ekonomi solidaritas dapat digambarkan dalam lima elemen yang saling berinteraksi dengan menerapkan prinsip-prinsip ekonomi solidaritas. Kelima elemen tersebut antara lain produksi/reproduksi, konsumsi/pengguna, keuangan/modal dasar, distribusi/pertukaran, dan tata kelola/sistem. 

Setiap elemen mempunyai terdiri dari banyak entitas (sel) yang mempunyai kesadaran bersama menumbuhkembangkan ekonomi solidaritas. 

Pakat Keswadayaan

IKa memaknai ‘daya’ dalam keseluruhan wujudnya: energi, kekuatan, kemampuan, kapasitas, upaya, tenaga, kuasa. Dengan demikian, sumber daya adalah segala sumber—pengetahuan, dana, jejaring, kerelawan—yang dapat menghasilkan ketujuh wujud ‘daya’ tersebut. Keswadayaan adalah kondisi dimana kita bisa hidup dan bertumbuh dari sumber daya yang dibangun dari akar sosial, budaya, ekonomi, ekologi yang dipunyai dan dirawat bersama.

Pakat Keswadayaan adalah jalan untuk menciptakan bangunan kontrak sosial di kalangan masyarakat sipil yang bertujuan menjalin, merawat dan menumbuhkan keswadayaan dari akar sosial, budaya, ekonomi, ekologi yang dipunyai. Jalan ini terbuat dari ruang-ruang kerja kolektif, reflektif dan egaliter yang menempatkan gerakan sosial, dengan segala keberagamannya, sebagai ekosistem yang saling menghidupi melalui prasarana berbagi sumber daya.

Prasarana berbagi sumber daya yang dimaksud akan dibangun bersama oleh para pengemban Pakat Keswadayaan di masing-masing ruangnya dan didukung oleh tata kelola yang tanggap, baik dan akuntabel. Dalam ruang-ruang tersebut, sumber daya—berupa pengetahuan, dana, jejaring dan kerelawanan—dipertukarkan dan dikembangkan bersama sehingga dapat bersenyawa menjadi sumber kekuatan, kemandirian dan keberlanjutan yang baru dan membebaskan bagi gerakan sosial. 

Inisiatif ini punya niat jangka panjang untuk memastikan agar dunia pergerakan sosial ikut aktif membangun dan menerima manfaat dari sebuah tatanan ekonomi yang berkeadilan dan berbasis solidaritas sebagai bagian integral dari agenda transformasi yang menyeluruh dan mendasar. Karena itu, selain mengajak bergabung organisasi-organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang pengorganisasian komunitas, pendidikan dan advokasi, Pakat Keswadayaan mengundang dan mengandalkan keterlibatan seksama dari lembaga-lembaga masyarakat berbasis ekonomi yang sama-sama menyandang nilai-nilai kemanusiaan, keadilan dan demokrasi.

Meretas Jalan

  • Mengembangkan pilot dengan Koperasi Bumi Sadaya Cihanjuang dan jaringan pelaku usaha di Bandung.
  • Merintis pengembangan ekonomi solidaritas bersama ibu jamu gendong di Sragen
  • Diskusi ekonomi solidaritas
  • Pemetaan pelaku ekonomi solidaritas

Pengembangan model keterhubungan ekonomi solidaritas untuk keberlanjutan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS)


Selalu dapatkan kabar terbaru dari kami!