Galang Daya IKa

Galang Daya

Menggalang sumber daya dari publik, sektor swasta maupun lembaga donor melalui cara-cara yang inovatif dan menjaga kesetaraan.

Galang Daya adalah proses IKa menemukenali, menghimpun, menghubungkan, dan menggerakkan berbagai sumber daya untuk mendukung prakarsa perubahan serta menumbuhkan keswadayaan.

Berangkat dari cara pandang Catur Daya, IKa memahami bahwa sumber daya tidak hanya berbentuk dana. Pengetahuan, jejaring, kerelawanan, dan dana merupakan daya-daya yang saling terhubung dan dapat saling menghidupkan.

Karena itu, Galang Daya tidak hanya dimulai dengan mencari sesuatu yang belum tersedia. Prosesnya terlebih dahulu mengenali daya yang telah hidup di dalam individu, komunitas, organisasi, dan hubungan-hubungan sosial. Daya tersebut kemudian dipertemukan dengan daya lain agar dapat memperluas pilihan, membuka kolaborasi, dan memperkuat kemampuan komunitas untuk menentukan arah perubahan.

Tujuan Galang Daya bukan menghimpun seluruh sumber daya di dalam IKa. Galang Daya bertujuan membuka lebih banyak hubungan agar pengetahuan, jejaring, kerelawanan, dan dana dapat bergerak di antara berbagai simpul, saling melengkapi, dan menumbuhkan prakarsa-prakarsa baru.

Galang Daya dijalankan bersama Komunitas Pemberdaya, yaitu ekosistem kolaboratif yang memungkinkan individu, komunitas, organisasi, dan berbagai pihak berbagi daya serta saling menopang.

Di dalam ekosistem ini, Penggalang adalah individu atau kelompok yang menjadi salah satu elemen Komunitas Pemberdaya. “Penggalang” mengupayakan dan mengumpulkan dukungan, relasi, dan partisipasi untuk menghidupkan daya bersama. Daya yang digalang dapat berasal dari dirinya sendiri maupun dari jejaring yang dimilikinya.

Penggalang tidak hanya mencari dana. Mereka dapat mempertemukan komunitas dengan pengalaman, pengetahuan, keterampilan, relawan, ruang, teknologi, akses, hubungan, dan berbagai bentuk daya lainnya. Dengan demikian, Galang Daya bukan sekadar kegiatan mengumpulkan sumber daya. Ia merupakan proses membangun kepercayaan, memperluas partisipasi, dan menghubungkan berbagai daya agar dapat bergerak serta bertumbuh bersama.

Bagaimana Galang Daya Bekerja?

Galang Daya berlangsung melalui proses yang saling berkaitan:

Menemukenali

Melihat dan menghargai daya yang telah hidup di dalam individu, komunitas, organisasi, dan jejaring masyarakat.

Menghimpun

Mengajak semakin banyak pihak untuk berbagi pengetahuan, hubungan, waktu, keterampilan, kepedulian, dan dana sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Menghubungkan

Mempertemukan daya yang tersebar dengan prakarsa, komunitas, serta kebutuhan yang relevan.

Menggerakkan

Membuka ruang agar berbagai daya dapat digunakan, dipertukarkan, dan dikembangkan melalui tindakan bersama.

Merawat

Menjaga kepercayaan, hubungan, pembelajaran, dan pertanggungjawaban agar daya yang telah bergerak dapat terus tumbuh dan memberi manfaat.

Proses tersebut tidak selalu berjalan secara berurutan. Galang Daya dapat dimulai dari pengetahuan, perjumpaan dalam sebuah jejaring, keterlibatan relawan, atau tersedianya dana pemantik. Setiap daya dapat menjadi pintu masuk yang menggerakkan daya lainnya.

Perjalanan IKa Mengembangkan Galang Daya

Pengalaman IKa dalam Galang Daya tumbuh melalui perjalanan panjang mengelola dukungan publik, membangun kerja sama lintas sektor, memperluas jejaring, mengembangkan kerelawanan, memanfaatkan teknologi, dan mencoba berbagai pendekatan ekonomi solidaritas.

Tidak semua percobaan memberikan hasil yang sama. Namun, setiap proses menghasilkan pembelajaran mengenai pentingnya kepercayaan, keterlibatan publik, keberagaman sumber daya, serta hubungan yang setara antara pihak-pihak yang terlibat.

Perjalanan tersebut memperkuat keyakinan IKa bahwa keberlanjutan gerakan tidak hanya bergantung pada tersedianya dana. Keberlanjutan tumbuh ketika pengetahuan, jejaring, kerelawanan, dan dana dapat bergerak bersama serta dikelola sebagai milik ekosistem.

Dari Galang Daya Menuju Keswadayaan

Galang Daya tidak berhenti ketika sumber daya telah terkumpul atau sebuah kebutuhan telah terpenuhi.

Daya yang dihimpun perlu membantu komunitas memperluas pilihan, mengambil keputusan, menjalankan prakarsa, mengelola sumber dayanya, serta membangun hubungan yang setara dengan pihak lain.

Ketika komunitas semakin mampu mengenali, menghubungkan, dan mengembangkan dayanya sendiri serta ikut berbagi daya dengan komunitas lainnya Galang Daya menjadi jalan menuju keswadayaan.

Pengetahuan memberi pijakan. Jejaring membuka hubungan. Kerelawanan menghidupkan partisipasi. Dana menjadi pemantik. Ketika keempatnya bergerak bersama, daya dapat tumbuh dan melahirkan daya baru.