Call for Proposal Untuk Komunitas Muda Berdaya

Program Komunitas Berdaya Muda kembali membuka kesempatan bagi Komunitas Muda yang memperjuangkan kehidupan yang adil, bermartabat dan sejahtera bagi semua dalam kerangka hak-hak asasi manusia, kebudayaan, dan kelestarian alam untuk mendapatkan dukungan daya dengan mengirimkan proposal kegiatan andalan masing-masing.

Pembukaan Call ini diinisiasi oleh IKa dengan dukungan Asian Community Trust (ACT). IKa merupakan Organisasi Sumber Daya bagi Masyarakat Sipil (OSMS) yang mendukung inisiatif baik dari Komunitas Muda melalui catur daya (dana, jaringan, pengetahuan, dan kerelawanan) melalui Program Komunitas Muda Berdaya.

Apa bentuk dukungan daya bagi Komunitas Muda Berdaya?

✅Total dukungan Rp. 50.000.000 bagi 10 Komunitas yang berada di Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan Maluku Utara (masing-masing Komunitas mendapatkan bantuan pendanaan kegiatan senilai Rp. 5.000.000).
✅Beasiswa training peningkatan kapasitas.
✅Kesempatan mendapat jaringan yang lebih luas.

Tunggu apa lagi? Segera susun proposal kamu dan kirimkan melalui https://s.id/KomunitasMudaBerdaya2024

Narahubung wa.me/6282112599731

Linimasa Seleksi Komunitas Muda Berdaya:
Pendaftaran 12 – 22 Juni 2024
Proses Seleksi 24 – 26 Juni 2024
Pengumuman 27 Juni 2024

Rekrutmen Terbuka (Manajer Galang Daya dan Komunikasi)

Uraian Tugas dan Tanggung Jawab

Galang Daya:

  • Mengembangkan dan mengkoordinasi pelaksanaan inisiatif penggalangan dana, termasuk crowdfunding, fundraising individu/regular, dan kegiatan Give Back Sale.
  • Membangun dan mengelola kemitraan dengan perusahaan dan lembaga donor untuk mendukung kegiatan dan program organisasi.
  • Menyusun proposal untuk kegiatan dan program jangka menengah dan panjang yang memerlukan pendanaan.
  • Mengembangkan dan merawat hubungan antara IKa dengan lembaga donor, perusahaan, dan donatur.

Komunikasi dan Publikasi:

  • Mengembangkan strategi komunikasi dan menyusun materi publikasi yang mendukung pengorganisasian sumber daya.
  • Menyelenggarakan forum dan seminar yang melibatkan relawan dan pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan terhadap organisasi.
  • Melakukan rebranding dan promosi aktivitas organisasi kepada publik.

Pemahaman dan Kemampuan Teknologi Informasi:

  • Mengintegrasikan solusi teknologi informasi terkini untuk mendukung upaya penggalangan dana dan komunikasi.
  • Memanfaatkan platform digital dan media sosial untuk memperluas jangkauan dan efektivitas kampanye penggalangan dana.
  • Mengelola dan mengoptimalkan penggunaan basis data dan sistem serupa dengan CRM untuk memastikan manajemen hubungan yang efisien dengan donor dan relawan.

Koordinasi dan Perencanaan:

  • Mengkoordinasikan penyusunan dan revisi Rencana Strategis dan Rencana Kerja Operasional tahunan bersama dengan Dewan Pengurus dan unit-unit kerja terkait.
  • Membuat dan melaksanakan Rencana Operasional Program serta anggaran tahunan.

Monitoring dan Evaluasi:

  • Melakukan monitoring dan supervisi berkala terhadap pelaksanaan program kerja dan anggaran.
  • Menyusun laporan berkala dan tahunan tentang realisasi kegiatan dan anggaran.

Melakukan Evaluasi atas Kinerja Program dan Mengidentifikasi Area untuk Supervisi dan Pengembangan Kapasitas Tim:

  • Mengawasi dan memberikan arahan kepada tim Divisi Sumber Daya untuk memastikan pelaksanaan tugas sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  • Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan keterampilan tim, serta mengorganisir sesi pelatihan dan pengembangan profesional untuk meningkatkan efektivitas tim.
  • Mendorong inovasi dan pertumbuhan pribadi di antara anggota tim, dan memastikan bahwa mereka memiliki sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan mereka.

Kriteria Kandidat untuk Manager Galang Daya dan Komunikasi

Pendidikan dan Pengalaman:

  • Gelar sarjana atau magister di bidang Komunikasi, Manajemen, Bisnis, atau bidang terkait.
  • Memiliki pengalaman bekerja baik di organisasi profit dan non-profit.
  • Pengalaman minimal 3-5 tahun dalam penggalangan daya termasuk dana, komunikasi.
  • Pengalaman minimal 3-5 tahun mengelola proyek/program di organisasi nirlaba atau sektor terkait.
  • Memiliki pengalaman menulis proposal donor internasional.

Keterampilan dan Kompetensi:

  • Keahlian dalam merancang dan mengimplementasikan strategi penggalangan dana.
  • Keterampilan komunikasi yang kuat, baik lisan maupun tertulis, dan kemampuan untuk menyusun publikasi yang efektif.
  • Kemampuan koordinasi dan kerja sama tim yang baik, serta keterampilan manajerial dan kepemimpinan yang efektif.
  • Pengalaman dan penguasaan teknologi, termasuk menggunakan alat dan platform digital yang dapat mengakselerasi kerja-kerja galang dana dan komunikasi.
  • Kemampuan dalam menggunakan dan mengelola platform digital, media sosial, dan sistem CRM sederhana.
  • Keterampilan analitis yang baik dengan pemahaman tentang data dan analisis untuk memandu keputusan strategis.
  • Memiliki kemampuan membaca, menulis dan bercakap-cakap dengan bahasa Inggris yang baik.

Kualitas Pribadi:

  • Inisiatif tinggi, motivasi diri, dan kemampuan untuk bekerja di bawah tekanan dengan tenggat waktu yang ketat.
  • Dedikasi terhadap nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial-gender, menghormati HAM, dan kelestarian lingkungan.
  • Kemampuan untuk berpikir kritis, analitis, dan solutif dalam menghadapi tantangan.
  • Memiliki kemampuan manajemen tim yang kuat dan pengalaman dalam supervisi serta pengembangan keterampilan tim.
  • Terbuka, menginspirasi dan mudah bergaul dengan berbagai kalangan.

Manajer Galang Daya dan Komunikasi ini harus mampu mengintegrasikan visi organisasi dengan praktik penggalangan dana yang efektif dan komunikasi yang inspiratif, memastikan sumber daya yang berkelanjutan dan dukungan yang meningkat dari berbagai pihak. Manajer Galang Daya dan Komunikasi juga harus memiliki kemampuan untuk memimpin, menginspirasi, dan mengembangkan anggota tim.

*Klik link di bawah ini untuk pengisian lowongan kerja secara lengkap

Festival Wiradewari 2.0 “Kolaborasi Bermakna, Berdaya Bersama”

Halo Sahabat IKa,

Festival Wiradewari 2.0 kembali hadir!

Wiradewari berasal dari bahasa Sansekerta, Wira bermakna pejuang dan pejuang laki-laki, sementara Dewari bermakna muda dan mulia dalam pejuang perempuan. Wiradewari merupakan perpaduan antara maskulinitas dan feminitas dimana kedua unsur tersebut berpadu dalam menjaga keseimbangan.

Dalam rangka merayakan Hari Perempuan Internasional, Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa) berkolaborasi bersama Komunitas Orang Muda mempersembahkan Festival Wiradewari 2.0 yang bertajuk “Kolaborasi Bermakna, Berdaya Bersama” dengan dukungan Asian Community Trust (ACT). Festival ini sebagai ajang penggalangan dana bagi Pundi Perempuan.

Festival ini akan dilaksanakan pada:
? Sabtu, 9 Maret 2024
? 09.00 s.d. 20.00 WIB
? Ke:kini Coworking Space, Cikini

Ada banyak rangkaian acara menarik yang bisa kamu ikuti:

  1. Lokakarya Pop-up Card bersama Iviola
  2. ⁠Lokakarya Kolase bersama Ika Vantiani
  3. ⁠Kelas Bahasa Isyarat bersama Stara.IDN
  4. ⁠Nonton Berdaya “Kampanye Orang Muda dalam Pengesahan RUU PPRT”
  5. ⁠Bincang Kolaborasi “Peran Orang Muda dalam Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan”

Dan pastinya akan ada banyak penampilan keren dari:
??G-Star Dance
??Swastika Entertainment
?Dialita Choir
?Renie Aryandani
?Sanggar Seroja

Stand Up Comedy
?Mpok Citra Multiplasenta

? Bintang Tamu
✨NonaRia✨

❗️FESTIVAL WIRADEWARI 2.0 TERBUKA UNTUK UMUM❗️

Dapatkan tiketnya hanya di:
bit.ly/wiradewarifest

(Siapkan donasi terbaikmu minimal Rp30.000 untuk mengakses seluruh kegiatan Festival Wiradewari 2.0)

?DOORPRIZE MENARIK TOTAL JUTAAN RUPIAH BUAT KAMU YANG BERUNTUNG?

Salam solidaritas!

Pengumuman Hibah Pundi Hijau Tahun 2024

Halo Sahabat IKa,

Terima kasih kepada mitra lembaga/organisasi yang telah mengirimkan proposal Hibah Pundi Hijau Termin I tahun 2024. Dari 112 proposal yang diterima, Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa) bersama tim pengarah telah memilih 10 penerima dana Hibah Pundi Hijau.

Selamat kepada:

  1. LSM Pelita Harapan Lembata Lembata – NTT
  2. Yayasan Bendega Alam Lestari Denpasar – Bali
  3. Jumpun Pambelom Palangka Raya – Kalimantan Tengah
  4. Obor Timor Ministry Kupang – NTT
  5. Yayasan Abdi Papua Mandiri Sorong – Papua Barat Daya
  6. RUBEK PASI (Rumah Besar Komunitas Pegiat Alam dan Restorasi) Aceh Singkil – Aceh
  7. Gajahlah Kebersihan (Yayasan Inovasi Sosial Berkelanjutan) Teluk Betung Timur – Bandar Lampung
  8. Yayasan Wangsakerta Cirebon – Jawa Barat
  9. Payung Perjuangan Humanis Indonesia (PAPHA Indonesia) Sikka – NTT
  10. Forum Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu Sumbawa – NTB

Komunitas yang terpilih, akan memperoleh dana hibah sebesar Rp 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah).

Bagi lembaga/komunitas yang belum terpilih, silakan ajukan proposal pada periode selanjutnya.

Salam solidaritas!

Rekrutmen Magang

TERBUKA UNTUK UMUM

Dateline 30 Januari 2024

Ada info menarik dari kami untuk kamu.
Indonesia untuk Kemanusiaan membuka kesempatan magang dan menjadi bagian dari kerja-kerja pengelolaan Program Pundi!

Program Pundi adalah wadah penggalangan daya bagi issue-issue sosial terkait pemulihan serta pemberdayaan hak korban pelanggaran berat HAM, penghapusan kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan, kedaulatan pangan dan keadilan ekologis, gerakan budaya untuk keberagaman.

Tugas dan Tanggung Jawab:

  1. Mereview kelengkapan administrasi dokumen proposal hibah kecil Pundi yang masuk dari komunitas2.
  2. Mempersiapkan pertemuan internal dan pihak ke-3 untuk pembahasan proposal
  3. Mempersiapkan pengumuman penerimaan
  4. Mempersiapkan dokumen distribusi hibah
  5. Mengirimkan email/WhatsApp pengingat dan ucapan selamat kepada donatur rutin Pundi – Pundi IKa
  6. Mendokumentasikan kontak donatur individu dan perusaahaan IKa
  7. Mengingatkan dan melakukan proses penyimpanan dokumen laporan dana hibah Pundi IKa yang dikirim oleh mitra

Periode magang akan berlangsung selama 2 bulan (Februari – Maret 2024).

*Kirimkan CV dengan format subject email: (Nama) – Magang Pundi 2024, pada alamat email berikut: sekretariat@indonesiauntukkemanusiaan.org

Jangan ragu untuk menghubungi kami jika ada pertanyaan!
Contact person: 0813-8673-5816 (IKa)

Call for Proposal Hibah Pundi Hijau Tahun 2024

Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa) membuka kesempatan pengajuan Hibah Pundi Hijau bagi komunitas/organisasi untuk mendukung gerakan masyarakat di akar rumput di Indonesia yang berupaya mewujudkan keadilan iklim.

Untuk itu, kami mengundang komunitas/organisasi untuk mengajukan proposal Hibah Pundi Hijau di tahun 2024 dengan dana hibah maksimal sebesar Rp 30.000.000, – (Tiga Puluh Juta Rupiah). Dana hibah ini dapat digunakan untuk mendanai kerja-kerja perubahan iklim dalam konteks kedaulatan pangan dan inisiatif kesehatan berakar pada kearifan lokal.

Kriteria Penerima Dana Hibah Pundi Hijau: 

  1. Komunitas/organisasi masyarakat lokal dan organisasi berbasis masyarakat.
  2. Tidak sedang menerima dana bantuan program baik dari pemerintah maupun lembaga donor lainnya.
  3. Memiliki sistem kerja yang menjamin adanya akuntabilitas, dan diharapkan dapat menunjukkan kemampuan dalam menyusun laporan kegiatan dan keuangan dengan baik.
  4. Proposal yang diusulkan harus selaras dengan prinsip-prinsip keadilan iklim, mengatasi dampak perubahan iklim dalam konteks kedaulatan pangan dan inisiatif kesehatan yang berakar pada kearifan lokal, dan mengadvokasi solusi yang adil.
  5. Menyertakan dua nama referensi beserta kontak yang dapat dihubungi dalam proposal.

Mekanisme Pelaksanaan Penyaluran Hibah Pundi Hijau:

  1. Komunitas/organisasi mengajukan proposal melalui tautan berikut https://s.id/hibahPH2024
  2. Komunitas/organisasi dapat mengajukan proposal narasi dan anggaran untuk kegiatan selama 12 bulan untuk periode Februari 2024 – Januari 2025.
  3. Batas pengajuan proposal hibah Pundi Hijau adalah tanggal 31 Januari 2024.
  4. Proposal akan diseleksi oleh tim pengarah Pundi Hijau dan Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa)
  5. Pengumuman penerima hibah Pundi Hijau akan dilakukan pada bulan Februari 2024 di media sosial Indonesia untuk Kemanusiaan dan penerima hibah akan menerima email konfirmasi.
  6. Komunitas/organisasi terpilih bersedia mengirimkan cerita-cerita lapangan, laporan narasi kegiatan dan keuangan, beserta informasi pendukung lainnya.

Siapkan Kelengkapan Dokumen Pendukung untuk Diunggah Secara Online Meliputi:

  1. Foto/scan struktur komunitas/organisasi.
  2. Foto/scan rekening bank atas nama lembaga atau rekening tabungan dengan dua nama orang yang berasa dalam struktur lembaga/komunitas.
  3. Foto/scan identitas (KTP) Ketua dan Bendahara.
  4. Unggah proposal anggaran kegiatan sesuai dengan template yang diberikan.

Proposal yang masuk akan diseleksi oleh tim pengarah Pundi Hijau dan Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa).

*Klik link di bawah ini untuk pengisian proposal naratif dan template anggaran secara on-line:

Call for Proposal Hibah Pundi Perempuan Termin I, Tahun 2024

Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa) dan Komnas Perempuan membuka kesempatan pengajuan Hibah Pundi Perempuan bagi komunitas/organisasi masyarakat sipil yang memberikan layanan dan pendampingan kepada perempuan korban kekerasan di Indonesia. 

Untuk itu, kami mengundang komunitas/organisasi untuk mengajukan proposal Hibah Pundi Perempuan termin pertama I di tahun 2024 dengan dana hibah maksimal sebesar Rp 25.000.000, – (Dua Puluh Lima Juta Rupiah). Dana hibah ini dapat digunakan untuk mendanai pendampingan hukum dan pemulihan psikososial.

Kriteria Penerima Dana Hibah Pundi Perempuan: 

  1. Komunitas/organisasi masyarakat sipil (khususnya lembaga pengada layanan/women crisis center).
  2. Memberi layanan bagi perempuan korban kekerasan, minimal 5 kasus perbulannya.
  3. Tidak sedang menerima dana bantuan program baik dari pemerintah maupun lembaga donor lainnya.
  4. Memiliki sistem kerja yang menjamin adanya akuntabilitas, dan diharapkan dapat menunjukkan kemampuan dalam menyusun laporan kegiatan dan keuangan dengan baik.
  5. Diutamakan memiliki rumah aman bagi perempuan korban kekerasan.
  6. Menyertakan dua nama referensi beserta kontak yang dapat dihubungi dalam proposal.

Mekanisme Pelaksanaan Penyaluran Hibah Pundi Perempuan:

  1. Komunitas/organisasi mengajukan proposal melalui tautan berikut https://s.id/hibahPP2024
  2. Komunitas/organisasi dapat mengajukan proposal narasi dan anggaran untuk kegiatan selama 6 hingga 12 bulan untuk periode Maret 2024 – Februari 2025.
  3. Batas pengajuan proposal hibah Pundi Perempuan adalah tanggal 27 Januari 2024.
  4. Proposal akan diseleksi oleh tim pengarah dari Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa) dan Komnas Perempuan.
  5. Pengumuman penerima hibah Pundi Perempuan akan dilakukan pada bulan Februari 2024 di media sosial Indonesia untuk Kemanusiaan dan penerima hibah akan menerima email konfirmasi.
  6. Komunitas/organisasi terpilih bersedia mengirimkan cerita-cerita lapangan, laporan narasi kegiatan dan keuangan, beserta informasi pendukung lainnya.

Siapkan Kelengkapan Dokumen Pendukung untuk Diunggah Secara Online Meliputi:

  1. Foto/scan struktur lembaga pengada layanan/ women crisis center (wcc).
  2. Foto/scan rekening bank atas nama lembaga atau rekening tabungan dengan dua nama orang yang berasa dalam struktur lembaga/komunitas.
  3. Foto/scan identitas (KTP) Ketua dan Bendahara.
  4. Unggah proposal anggaran kegiatan sesuai dengan template yang diberikan.

Proposal yang masuk akan diseleksi oleh tim pengarah dari Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa) dan Komnas Perempuan.

*Klik link di bawah ini untuk pengisian proposal naratif dan template anggaran secara on-line:

Calling for Youth Community

Panggilan untuk Komunitas Muda Berdaya! Untuk pertama kalinya, IKa membuka Call For Youth Community untuk 8 komunitas terpilih yang masing-masing akan mendapatkan dukungan Rp. 3.000.000 per komunitas (dengan total Rp. 24.000.000).

IKa mendukung inisiatif baik dari komunitas muda dengan memberi daya dalam program Komunitas Muda Berdaya. IKa akan memberikan dukungan catur daya (dana, jaringan, pengetahuan, dan kerelawanan) bagi Komunitas orang muda yang memperjuangkan kehidupan yang adil, bermartabat dan sejahtera bagi semua dalam kerangka hak-hak asasi manusia dan kelestarian alam.

Komunitas terpilih akan mendapatkan manfaat berupa Training peningkatan kapasitas, Kompetisi cerita perubahan, terlibat dalam Wiradewari (Festival Orang Muda untuk Kemanusiaan).

Buruan daftarkan komunitasmu untuk membawa perubahan bersama Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa) berikut link pendaftaran: https://s.id/KomunitasMudaBerdaya2023

Semangat Muda dalam Forum Lintas Generasi #BetterTogether

Foto: Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa)

Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa) menyelenggarakan Forum Lintas Generasi pada tanggal 8 hingga 10 Agustus 2023 dengan mengundang 2 mitra konsorsium yaitu Sekber’65 dan PBH Nusra dengan relawan  pendamping dari masing-masing wilayah yaitu Surakarta dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain itu, forum ini dihadiri oleh orang muda yang berada di wilayah Jakarta, Cilacap, Tangerang, Tanjung Priok, dan Bekasi dengan isu yang sama yaitu peristiwa 65/66, dan peristiwa Mei 1998. Jumlah orang muda yang hadir sebanyak 16 orang, 12 pendamping lansia, serta 12 orang lansia. Dengan jumlah laki-laki  17 dan jumlah perempuan 23 orang. Pertemuan Lintas generasi yang menggabungkan orang muda, dan lansia penyintas merupakan acara penutupan dari program voice selama 2 tahun program ini berjalan. Tema atau tagline dari program voice ini yaitu #BetterTogether yang memiliki pengertian apabila kerja – kerja HAM yang dilakukan secara bersama jauh lebih baik karena kerja-kerja ini menyangkut pemenuhan hak ekosob bagi penyintas 65 yang melibatkan Lintas Generasi.

Forum Lintas Generasi ini membahas hal yang berbeda dari masing-masing hari, hari pertama membahas tentang Proses refleksi bersama (kilas balik) 10 tahun terakhir, hari kedua membahas tentang Mengumpulkan Pengetahuan (membaca konteks kekinian),  dan hari ketiga yang merupakan hari terakhir membahas tentang Mengembangkan Strategi.

Hari pertama

Dua tahun bukan waktu yang sebentar namun juga bukan waktu yang terbilang lama, tetapi ada perubahan-perubahan yang dirasakan oleh masing-masing baik oleh IKa, Sekber’65 dan juga PBH Nusra. Berlangsungnya Lintas Generasi ini membuktikan bahwa tidak semua orang paham tentang peristiwa pelanggaran berat HAM yang terjadi di Indonesia, namun orang muda ini mau dan melakukan dengan sadar dalam menjadi bagian dari perjuangan dalam memperjuangkan keadilan HAM seperti yang dikatakan oleh Isnur yang merupakan salah satu narasumber pada acara ini. Ia mengatakan “perubahan-perubahan atau perjuangan yang selama ini dilakukan oleh berbagai kalangan merupakan dampak atau respon dari pemerintah contohnya INPRES (Instruksi Presiden), hal itu bukan semata-mata diberikan oleh pemerintah namun ada usaha korban, pendamping yang bergerak terus menerus” Muhammad Isnur (Ketua Umum YLBHI).

Belajar HAM tidaklah mudah, butuh waktu yang cukup panjang untuk memahaminya, seperti yang dilakukan pada forum Lintas Generasi ini. Semua peserta yang hadir dari masing-masing organisasi/ komunitas diajak untuk melakukan refleksi/ kilas balik dalam 10 tahun terakhir perjalanan yang sudah dilakukan dalam menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu mulai dari kasus pelanggaran HAM berat apa saja yang selama ini menjadi perhatian hingga mimpi apa yang masih dirawat hingga kini. Jawaban yang diperoleh oleh masing-masing peserta beragam  seperti kasus yang pernah terjadi di NTT yaitu pembunuhan masal yang mengakibatkan trauma hingga terstigma oleh lingkungan, dituduh sebagai underbouw PKI lansia penyintas di Sekber’65, perempuan yang dipenjarakan dengan tuduhan Gerwani dan masih banyak lainnya. Namun dari itu semua ada mimpi yang hingga kini masih menjadi harapan dari para penyintas yaitu mendapatkan pengakuan negara, kejadian kelam tidak terulang kembali, mendapatkan kompensasi yang layak dari negara, restitusi dan rehabilitasi dan masih banyak lainnya.

Luka yang dialami oleh penyintas tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata betapa pedihnya kejadian masa kelam tersebut sehingga tidak semua penyintas mau menceritakannya karena masih ada trauma yang mendarah daging hingga kini tahun 2023. Menurut Gandes (narasumber Lintas Generasi) ada 2 tipe korban/ penyintas pelanggaran berat HAM masa lalu “luka yang tidak mau diceritakan, dan luka yang bersedia untuk diceritakan. Sejarah tidak seharusnya untuk dilupakan, justru dari sejarah kita dapat membuat sebuah perubahan”. Cecilia Gandes (Manajer media sosial Kompas).

Hari Kedua

Pada hari kedua pengetahuan yang diperoleh atau informasi yang diperoleh direfleksikan kembali yang dituangkan pada pembentukan kelompok untuk saling berbagi cerita yang ada dari kasus 65/66 dan 98 dari orang muda akan bertukar organisasi untuk mendapatkan informasi dari kasus yang terjadi di tempat yang menjadi korban pelanggaran HAM berat masa lalu. Seperti kasus 65 yang terjadi di Maumere adanya peraturan wajib lapor bagi penyintas setiap bulan dan pemberian kartu C bagi para korban tragedi 65 yang mengakibatkan para korban tidak menerima hak-hak yang seharusnya mereka dapatkan, salah satunya adalah Hak Memilih dalam Pemilu beberapa tahun silam. “Sebelum tragedi 65, kami berjuang untuk rakyat, namun pasca 65 kami berjuang untuk diri sendiri, bukan karena egois, tetapi berupaya untuk bertahan dan survive di tengah apa yang telah terjadi” Kris (Solidaritas Indonesia).

Tak hanya kasus 65/66 yang menyayat hati tak terlupakan juga kasus dari Mei 98 Ibu Ruminah (penyintas 98) mengatakan “kalau saya dari semenjak jadi korban Mei 98 tidak pernah senang, selalu diintimidasi sama orang-orang yang nggak suka sama korban Mei 98”.

Berbagi cerita yang didapatkan dari korban maupun pendamping tidak berhenti disitu, peserta dari masing-masing kelompok yang terdiri dari 4 kelompok yaitu kelompok Flaron, Kelompok Sergius, Kelompok Rusa, dan Kelompok Pemburu Keadilan, perlu menemukan titik relevansi dengan cara menuliskan mengapa penyelesaian kasus harus dilanjutkan oleh orang muda.  Ada berbagai jawaban seperti dosa masa lalu tidak terulang kembali, orang muda melakukan kampanye dan dokumentasi (digitalisasi), pemulihan hak-hak korban pelanggaran berat HAM masa lalu dengan mengawal implementasi Inpres No. 2 tahun 2023, orang muda adalah garda terdepan bangsa Indonesia, dan mengembalikan hak dan martabat korban. Hal itu semua merupakan upaya dari titik relevansi dari masing-masing kelompok yang bisa dilakukan oleh orang muda.

Hari Ketiga

Hari ketiga ini merupakan hari terakhir, ada moment seru ketika lansia duduk bersama dan saling menguatkan mereka saling berbagi pesan bahwa merawat keadilan dan HAM kami serahkan tongkat estafet kepada orang muda dengan berbagai upaya dan strategi yang bisa dilakukan dari ranah negara seperti mendorong pemerintah untuk membuat kurikulum sejarah yang lebih valid, mendorong pemerintah meratifikasi konvensi penghilangan paksa yang saat ini masih tertahan di DPR. Upaya dalam ranah masyarakat yaitu dengan menjaga masyarakat dari ide-ide ekstrimisme dengan melakukan sosialisasi mengenai kesadaran HAM, memperbanyak strategi kampanye, melibatkan orang muda dalam memperjuangkan hak-hak korban dan dalam organisasi gerakan HAM. Upaya dalam pendampingan korban yaitu memperbanyak ruang temu diskusi lintas generasi, memberikan peningkatan kapasitas bagi orang muda dan keluarga korban.

Tiga hari forum Lintas Generasi merupakan acara yang berkesan di benak masing-masing baik orang muda, dan lansia. Berbaur satu sama lain dengan masing-masing organisasi sudah dapat membuktikan bahwa kepedulian yang dilakukan orang muda dilakukan dengan empati bukan hanya sekedar simpati sesaat. Karena lansia merasa diwongke (di orangkan) dan didengar apa yang diinginkan apa yang menjadi keresahan di hati. Senyuman, ucapan syukur dan terima kasih diucapkan dengan tulus dan air mata, mereka merasa aman dan nyaman saat bercerita. Penutupan ini diakhiri dengan panggung ekspresi #BetterTogether baik individu ataupun kelompok ada yang menampilkan dance, baca puisi, menyanyi, berjoget ria bersama, dan ada pula yang bermonolog. Terima kasih voice untuk dukungan yang diberikan kepada IKa maupun mitra konsorsium seperti Sekber’65 dan PBH Nusra. Penutupan ini akan menjadi dokumentasi nyata bahwa tiga hari pertemuan lintas generasi merupakan salah satu cara dalam mengkampanyekan keadilan pelanggaran HAM berat masa lalu dengan menghadirkan korban maupun pendamping.

Lowongan Kerja (Staf Pelaksana Program – Pundi Hijau)

Uraian Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Melakukan identifikasi pola-pola penggalangan dana, pengetahuan , kerelawanan dan jaringan sosial untuk  pengembangan sumber daya Pundi Hijau
  2. Menyiapkan rencana kerja operasional (work plan) dan anggaran kegiatan atau program di lingkup Pundi Hijau dengan capaian target penggalangan daya. 
  3. Bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan atau program Pundi Hijau sesuai ketentuan yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan-tujuan strategis IKa sesuai visi dan misi IKa.
  4. Memberikan pelayanan, asistensi, dan penguatan kapasitas kepada organisasi mitra dalam bidang penggalangan dan pengelolaan sumber daya sesuai yang mereka butuhkan.
  5. Mengembangkan kerja sama dan kemitraan dengan berbagai pihak dalam rangka penggalangan sumber daya sesuai model kerja IKa (komunitas pemberdaya).
  6. Mengkoordinasikan tercapainya kegiatan pemantauan dan evaluasi atas program/kegiatan Pundi HIjau untuk memastikan adanya pembelajaran yang transformatif dan berkelanjutan.
  7. Mengedepankan kerja tim (teamwork) di dalam divisi pengembangan sumber daya dan lintas divisi di dalam lembaga IKa.
  8. Menyusun laporan-laporan kegiatan/program yang menjadi lingkup tugas dan tanggung jawab program/kegiatan Pundi Hijau bagi pengembangan dan pembelajaran yang berkelanjutan.

Kualifikasi:

  1. Lulus S1 dengan pengalaman bekerja  di LSM minimal 3 tahun
  2. Memiliki wawasan dan pengetahuan mengenai lingkungan hidup, utamanya perubahan iklim.
  3. Memiliki pemahaman manajemen organisasi dan manajemen program
  4. Memiliki pengalaman dalam menjalankan program di LSM.
  5. Lancar menggunakan program Microsoft office (Ms. Word, Ms. Excell, dan lainnya) dan aplikasi kerja online (Zoom, Teams, dll.).
  6. Memiliki ketekunan, kedisiplinan, tanggung jawab dan loyalitas dalam menyelesaikan tugas.
  7. Memiliki kepedulian dan wawasan ke-LSM-an serta transformasi sosial.
  8. Memiliki kemampuan berkomunikasi, motivasi dan persuasi kepada orang lain yang berhubungan dengan bidang tugasnya.
  9. Fasih berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
  10. Memiliki pengalaman bekerja dalam tim dengan beragam karakter.

Bagi calon pelamar yang berminat, silakan kirim surat lamaran, CV termasuk referensi (minimal 2 orang) dan gaji yang diharapkan  ke email: sekretariat@indonesiauntukkemanusiaan.org, paling lambat tanggal 31 Agustus 2023.

Hanya pelamar yang memenuhi kualifikasi yang akan dihubungi.

Selalu dapatkan kabar terbaru dari kami!